Kumpulan arti kata seputar bisnis MLM. Arti kata ini dibuat atas dasar praktek, bukan baku kamus besar bahasa Indonesia ya.

Crossline:

Orang yang tidak berada di satu jalur sponsor Anda. Bila upline Anda sponsori/ rekrut orang lain dan tidak menempatkannya di bawah Anda (langsung atau kedalaman), sudah pasti itu menjadi crossline Anda. Ini bisa disebut sebagai pesaing maupun bisa disebut sebagai tim kerja Anda yang tidak sejalur untuk mewujudkan bisnis yang sehat & aturan secara tim umum untuk dipelihara bersama.

Crosslining:

Kegiatan tidak produktif dengan crossline Anda, membicarakan informasi sensitif bisnis yang sebaiknya hanya dibicarakan dengan upline Anda/ tim kerja Anda. Misalnya membicarakan topik penting seperti:

  • berapa point Anda (untuk cycle, atau untuk komisi)
  • berapa frontline Anda
  • Anda sudah closing berapa
  • peringkat Anda apa
  • bagaimana Anda menjalankan bisnis
  • dll

Kegiatan ini tidak produktif karena mereka tidak punya kepentingan dengan bisnis Anda, cenderung ke kompetitor yang akan menjatuhkan Anda.

Upline:

Orang yang merekrut/ sponsori Anda ke dalam bisnis MLM. Tugas mereka mengarahkan Anda untuk bisa sukses di bisnis ini. Tugas Anda adalah memastikan Anda sukses di bisnis MLM, bukan tugas upline Anda.

Upline langsung & tak langsung:

Upline langsung adalah yang langsung mereferensikan Anda. Upline tak langsung adalah orang yang di atas- atasnya dari upline langsung Anda tadi.

Hubungan upline downline:

Hubungan upline downline bukanlah seperti bos dengan bawahan. Di bisnis network marketing/ MLM tidak ada bos dan bawahan, karena semua orang statusnya sama & punya kesempatan yang sama untuk sukses. Hubungan upline downline adalah struktur yang ditempatkan di sistem jaringan untuk menghitung sistem bonus, dan dengan siapa Anda akan bekerja sama untuk membentuk bisnis & jaringan yang besar.

Tutup point/ Autoship:

Kewajiban belanja dalam 1 periode, biasanya setiap bulan, untuk membuat akun MLM Anda tetap aktif. Ada sebagian perusahaan MLM ‘tanpa tutup point’ untuk membuat lebih menarik, dimana saya pribadi lebih memilih perusahaan dengan tutup point karena sustainable secara bisnis, terlebih lagi bila produknya memang bagus dan bisa bantu banyak orang.

Direct selling, penjualan langsung:

sistem penjualan dimana dari produsen (perusahaan) langsung ke konsumen, tanpa adanya orang tengah seperti distributor tunggal, agen wilayah, dll. Sering kali tidak ada bujet besar di iklan, dan mengandalkan konsumennya untuk sekaligus menjadi sisi penjual ulang/ reseller/ perpanjangan tangan si perusahaan. Bujet iklan dan yang untuk orang tengah tadi dialokasikan kepada para konsumen yang menjadi reseller/ penjual ulang/ perpanjangan tangan si perusahaan. MLM adalah salah satu bentuk penjualan langsung. Untuk detail arti bisnis MLM dan detail jalur bisnis MLM Anda bisa cek klik di sini untuk dasar bisnis MLM.

Marketing plan/ compensation plan:

Lebih tepatnya disebut rencana kompensasi, yaitu seberapa besar & bagaimana struktur aturan main yang diinginkan perusahaan untuk Anda bisa mengembangkan bisnis Anda. Lebih tepat menyebut ini compensation plan (rencana kompensasi) ketimbang marketing plan.

Alat bantu/ tools:

Alat bantu bisnis MLM ada banyak, yaitu untuk melakukan 2 hal utama tugas rutin pebisnis jaringan yaitu ke prospek & ke pengembangan jaringannya sendiri (pengembangan diri & tim). Alat bantu bisa jadi video & audio, brosur, buku, booklet (buku kecil bergambar), bahkan hingga sampai website MLM rekruting online & alat komunikasi lainnya seperti zoom meeting, skype, whatsapp group, dll.

Presentasi:

Proses menceritakan & memaparkan materi untuk membuat prospek Anda bergabung ke bisnis Anda atau beli produk bisnis MLM Anda.

Follow up:

Proses menindaklanjuti prospek setelah jeda waktu untuk dia berpikir atau mempertimbangkan sesuatu, dihubungi kembali & bisa komunikasi yang membuat prospek nyaman & akhirnya mengambil keputusan yang Anda inginkan. Proses ini juga berlaku kepada tim/ downline Anda, yang bisa jadi Anda follow up untuk kembali aktif lagi di bisnis Anda.

Closing:

Digunakan untuk istilah proses bergabungnya prospek menjadi tim Anda, atau melakukan pembelian produk Anda, disebut penutupan penjualan/ closing. Closing prospek MLM, seperti itulah biasanya ini disebut. Sebuah skill yang penting untuk Anda miliki untuk menjadi pebisnis MLM sukses.