Categories: Awam Bisnis MLM

Bisnis MLM adalah bisnis rekrut, apaan tuh?

Itu yang sering kali muncul di pikiran banyak orang yang awam di bisnis ini. Mari kita berusaha melihat apa yang sebenarnya terjadi dengan fenomena rekrut- rekrut ini ya.

Awal dijelaskan di sini sepertinya ada fenomena tersendiri dengan cara merekrut orang ini.

“Bulet pertama ini Anda, lalu dari sini Anda rekrut si A dan si B, lalu mereka merekrut teman mereka lagi, demikian seterusnya.”

Anda tertegun melihat, dan berpikir dalam hati, “Bisnis apaan nih rekrut- rekrut segala. Waktu mau join bayar lagi!”

Di tengah presentasi yang terus berjalan Anda menunggu sampai selesai dan tidak mau menanyakan hal yang menurut Anda janggal tadi karena menghargai pengundang Anda, maupun tidak ingin frontal kepada presenternya.

Namun mungkin Anda masih berpikir, kadang lucu juga ya. Di satu sisi rekrut- rekrut tidak jelas, tapi di sisi lain yang sukses luar biasa gila nilainya. Bahkan di beberapa bisnis MLM masuk ke atas angka Rp10M per bulan secara rutin.

Anda akhirnya berpikir, “Mungkin ada yang belum saya ketahui nih. Saya perlu cari tahu.”

Ini adalah tempat terbaik untuk Anda mendapatkan informasinya. Setelah Anda mengerti maka Anda bisa kembali ke pengundang Anda tadi mungkin untuk berdiskusi lebih jauh, maupun bertanya ke website ini untuk mengerti pengertian MLM lebih jauh lagi.

Jangan sungkan untuk kontak juga ya request atau bertanya banyak hal juga ok untuk bisa kita bahas di sini.

 

Mengapa Bisnis Rekrut?

Salah 1 hal yang saya pribadi sukai dari bisnis MLM adalah ini akan mengurangi pengangguran secara cepat sekali sebenarnya bila orang- orang mengerti maksud & tujuan bisnis ini.

Banyak bisnis yang mempunyai produk & merek yang luar biasa tidak mengadopsi bisnis MLM, mereka hanya perlu merekrut orang internal mereka sendiri, tidak perlu banyak orang seperti MLM yang cenderung massal.

Kelemahannya?

Tidak banyak orang yang bisa terlibat di bisnis ini.

Bila Anda perhatikan banyak orang yang berpartisipasi hanya sebagai buyer di sini, bukannya sebagai agen, distributor, dst.

Ini adalah segi b2c yang ditonjolkan, yaitu dari sudut pandang omset saja.

Namun banyak orang mungkin belum menyadari konsep bisnis MLM ini adalah untuk jalur distribusi dengan konsep massal. Dengan tujuan alokasi yang seharusnya untuk iklan dst maka diganti ke bonus pebisnis MLM nya.

Jadi dengan tujuan membentuk rantai distribusi produknya, maka diperlukan banyak sekali orang di dalamnya.

Itu kenapa bisnis ini rekrut- rekrut melulu.

 

Bandingkan MLM Dengan Bisnis Pada Umumnya

Banyak orang yang membandingkan bisnis MLM dengan yang pada umumnya yang sekilas terlihat berbeda kegiatannya.

Bisnis di luaran:

  1. survey market & kompetitor
  2. buat konsep bisnis & pilih lokasi
  3. pakai design interior
  4. beli ATK
  5. inventory/ persediaan barang jualan
  6. rekrut pegawai & training
  7. grand opening! ($$$)

Bagaimana dengan fenomena bisnis MLM?

Tidak banyak kegiatan di atas, maximum adalah ruang meeting & kantor untuk tim nya. Itu pun jarang sekali bisnis MLM yang melakukan hal tersebut.

Hal ini demikian karena banyak hal yang telah dilakukan & diinvestasikan oleh perusahaan MLM yang melakukan survey market & peluangnya untuk permintaan di pasaran.

Sisanya yang perlu Anda lakukan adalah rekrut tim & mulai melakukan pemasaran.

 

MENGAPA REKRUT TANPA HENTI? ANEH JUGA MELIHATNYA!

Ekspansi adalah kunci jawabannya. Semakin banyak Anda memimpin tim, semakin banyak Anda akan mendapatkan omset, semakin banyak Anda perlu rekrut untuk mencapai tujuan tersebut.

McD perlu merekrut banyak sekali orang untuk menjalankan operasionalnya, bedanya adalah di McD mereka mendapatkan kompensasi secara konvensional yaitu gaji.

Sedangkan di bisnis MLM ini Anda mendapatkan kompensasi secara performa & penjualan yang terjadi dalam bisnis Anda.

Leverage nya lebih tinggi dibandingkan bekerja pada perusahaan secara konvensional, tapi ini tentunya bukan untuk semua orang. Perlu semangat, & berbagai keperluan untuk menjadi pebisnis sukses.

Di dalam & luar MLM prinsip untuk suksesnya masih saja sama. Mereka semua adalah bisnis.

Rekrut tanpa henti adalah kunci sukses juga di bisnis normal pada umumnya, karena talenta yang lebih baik, upgrade, fresh, haus tantangan adalah kunci sukses di semua bisnis. Turn over manusia (keluar masuk) akan terjadi, baik itu tinggi atau rendah.

Biasanya setiap bisnis tidak sama, namun di bisnis seperti MLM yang mengedepankan SDM, ini bisa dibilang cukup tinggi, spesifiknya di Indonesia.

 

Jadi bila Anda diajak untuk berbisnis MLM, dan tidak suka rekrut, sepertinya sebenarnya aneh juga karena rekrut adalah hal rutin yang dilakukan semua bisnis pada umumnya. Serta bila Anda cek model bisnisnya, memang ini didesign seperti itu.

Jadi supaya bisa memberikan kesempatan kepada banyak sekali orang, kesempatan sukses yang sama.

Berbagi dengan dunia, sahabat, & teman2! Mereka akan berterima kasih kepada Anda karena membagikan posting yang bermanfaat.

Posted on Sep 28, 2017

About the Author

Johan adalah seorang distributor MLM dan telah berada di industri ini mulai tahun 2009. Secara profesional mengembangkan bisnisnya secara online dan offline, nasional dan internasional. Berawal dari keinginan untuk membangun aset & passive income, pelajaran membangun aset melalui bisnis MLM pun dimulai.Menyadari lebih banyak orang yang gagal daripada yang sukses di bisnis apapun (termasuk bisnis jaringan), maka Johan berinisiatif membuat website ini, yang ditujukan kepada orang- orang yang ingin sukses membangun aset di bisnis jaringan bersama dengan tim Johan untuk mencapai sukses.

Top